Ringkasan Chapter 5 Modern Database Management
CHAPTER
5 “LOGICAL
DATABASE DESIGN AND THE RELATIONAL MODEL”
Sistem database
dibangun untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan pertumbuhan file
utama. Database adalah suatu gabungan file yang saling berhubungan dengan
pertumbuhan file utama. Pendekatan database memperlakukan data sebagai sumber
daya organisasi yang seharusnya dipergunakan serta dikelola oleh seluruh bagian
organisasi tersebut, bukan hanya oleh suatu departemen atau fungsi tertentu
saja. Fokusnya adalah integrasi data dan pembagian data dengan seluruh pemakai
yang berhak memakainya. Integrasi data dicapai dengan mengkombinasikan beberapa
file utama ke pool data yang dapat diakses oleh berbagai program aplikasi.
Program database management system (DBMS) bertindak sebagai interface antara
database dengan berbagai program aplikasi. Kombinasi database DBMS dan program
aplikasi yang mengakses database melalui DBMS. disebut sebagai sistem database.
DATABASE
RELASIONAL
DBMS dikarakteristikan melalui jenis
model logis data yang mendasarinya. Model Data adalah perwakilan abstrak dari
isi suatu database. Kebanyakan DBMS yang baru disebut sebagai database
relasional. Model relasional data mewakili semua yang disimpan di database.
Terdapat
berbagai jenis atribut dan sebutan penggolongannya
·
Berdasarkan
kompleksitas atributnya.
·
Berdasarkan
jumlah nilai atributnya.
·
Berdasarkan
dapat tidaknya atribut tersebut diberi nilai.
Sehingga
atribut digolongkan :
·
Atribut
sederhana ; atribut komposit
·
Atribut
bernilai tunggal ; dan jamak
·
Atribut
bernilai ; atribut optional
Terdapat beberapa Atribut Kunci
Atribut Kunci adalah
satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data
dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan kunci
tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.
Dalam metode relasional, ada 6 kunci yaitu : Kunci Calon (Candidat key)
Kunci calon adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Kunici calon ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih kunci calon.
Contoh:
Tabel pegawai berisi atribut = nip, no_ktp, nama, tanggal_lahir, alamat , kota.
Dalam metode relasional, ada 6 kunci yaitu : Kunci Calon (Candidat key)
Kunci calon adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Kunici calon ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih kunci calon.
Contoh:
Tabel pegawai berisi atribut = nip, no_ktp, nama, tanggal_lahir, alamat , kota.
Kunci Calon disini adalah = nip dan
no_ktp
Normalisasi Database Beserta Pengertian
dan Contohnya
Normalisasi database
Merupakan suatu
pendekatan sistematis untuk meminimalkan redundansi data pada suatu database
agar database tersebut dapat bekerja dengan optimal.
Tujuan Normalisasi
Database
Tujuan normalisasi
database adalah untuk menghilangkan dan mengurangi redudansi data dan tujuan
yang kedua adalah memastikan dependensi data (Data berada pada tabel yang
tepat).
INSERT Anomali : Situasi dimana tidak
memungkinkan memasukkan beberapa jenis data secara langsung di database.
DELETE Anomali: Penghapusan data yang
tidak sesuai dengan yang diharapkan, artinya data yang harusnya tidak terhapus
mungkin ikut terhapus.
UPDATE Anomali: Situasi dimana nilai
yang diubah menyebabkan inkonsistensi database, dalam artian data yang diubah
tidak sesuai dengan yang diperintahkan atau yang diinginkan.
Normalisasi Database
terdiri dari banyak
bentuk, dalam ilmu basis data ada setidaknya 9 bentuk normalisasi yang ada
yaitu 1NF, 2NF, 3NF, EKNF, BCNF, 4NF, 5NF, DKNF,
dan 6NF. Namun dalam prakteknya dalam dunia industri bentuk normalisasi
ini yang paling sering digunakan ada sekitar 5 bentuk.
Normal Form
Data yang direkam dan
dimasukkan secara mentah dalam suatu tabel pada bentuk ini sangat mungkin
terjadi inkonsistensi dan anomali data.
Komentar
Posting Komentar